Kerjasama dengan Kemenaker, PPNS Pastikan Lulusan Berdaya Saing Tinggi

Setiap kampus tentu memiliki tujuan agar lulusannya memiliki kemampuan dan daya saing yang  tinggi.  Hal ini mendorong Politeknik Perkapalan Negeri  Surabaya untuk terus berupaya memperbaiki kualitas lulusan dan memberi pembekalan yang  cukup. Salah satu hal yang dilakukan PPNS adalah menggandeng Direktorat Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan K3, Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia agar sertifikat keahlian yang berhubungan dengan K3 langsung dikeluarkan oleh Dirjen Binwasnaker.

Untuk itu dilaksanakan pada Kamis, 11 Januari 2018, perjanjian kerjasama antara Direktur PPNS, Ir. Eko Julianto, M.Sc., MRINA dan Drs. Herman Prakoso Hidayat, MM selaku Direktur Pengawasan Norma Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Direktorat Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan K3. Perjanjian kerjasama ini telah berlangsung dari tahun 2000an hingga tahun-tahun mendatang.

Sertifikat keahlian K3 yang dikeluarkan langsung oleh Kemenaker memiliki daya jual yang cukup tinggi di perusahaan. Lulusan tak hanya mendapat ijazah dari kampus, tapi juga sertifikat keahlian, daya jual pun meningkat.

Selamat Menempuh UAS Semester Ganjil Untuk Mahasiswa PPNS

Selama 2 minggu di mulai tanggal 2 Januari 2018 seluruh mahasiswa Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) menempuh ujian akhir semester (UAS) ganjil 2017 -2018. Hadapi UAS dengan maksimal dan jangan lupa berdoa agar mendapatkan hasil yang maksimal,tetap diingat bahwa segala bentuk kecurangan yang terjadi saat pelaksanaan ujian akan mendapatkan sanksi akademis dari komisi disiplin PPNS, oleh karena itu kerjakan sesuai kemampuan sendiri dengan mempersiapkan semua sebelum menghadapi ujian.

“JADILAH MAHASISWA PPNS YANG BERPRESTASI DAN JUJUR”

Suasana UAS 2018

PPNS Advisory Board Siap Dukung Teaching Factory dan Dual System PPNS

Sabtu, 16 Desember 2017 PPNS menggelar PPNS Advisory Board. Acara yang dilaksanakan tahunan ini merupakan salah satu kunci penyelarasan antara pendidikan dan industri. Acara yang tahun ini bertujuan untuk memberikan wawasan mengenai Teaching Factory dan juga Dual System, dihadiri oleh banyak perusahaan. Perusahaan yang hadir juga cukup variatif, tak hanya yang berfokus pada bidang perkapalan, melainkan bidang-bidang yang lain.

Dalam acara yang dibuka dengan paparan Direktur PPNS mengenai revitalisasi politeknik dan perannya terhadap peningkatan kualitas SDM Indonesia. PPNS Advisory Board juga mengajak para industri untuk berkeliling di laboratorium dan juga bengkel. Banyak perwakilan industri yang mengapresiasi politeknik yang mampu menyediakan bengkel dengan alat-alat terbaru.

Dalam diskusi, perwakilan dari PT. Najatim misalnya member masukan agar mahasiswa di tahun terakhir lebih banyak diajar oleh praktisi atau dibawa ke lingkungan kerja yang sebenarnya. “Jangan sampai lulusan Teknik Permesinan Kapal, tidak pernah melihat mesin kapal sama sekali. Mereka harus diajak untuk melihat mesin kapal sebenarnya”.

Di akhir acara dilaksanakan penandatangan MoU dengan 7 perusahaan. Yakni : PT. PAL Indonesia, PT. Gusse, PT. Benefita Indonesia, PT. Palka Sarana Utama, PT. Najatim, PT. Orela Shipyard, PT.Dharma Lautan. Beberapa perusahaan lain masih dalam proses penandatangan karena yang hadir bukan pejabat yang berwenang untuk tanda tangan.

 

HIMA Teknik Otomasi Sukses Gelar Automation Week

Himpunan Mahasiswa Teknik Otomasi menggelar Automation Week pada 9-10 Desember 2017. Automation Week 2017 adalah gelaran lomba robot kapal yang dapat berjalan secara otomatis (autonomous) mengikuti jalur yang telah ditetapkan dengan tujuan akhir adalah untuk memadamkan api pada area tertentu yang telah ditetapkan.

Lomba ini diikuti 71 tim dari berbagai SMA/SMK di Indonesia. Pemenang lomba ditentukan dari kapal yang paling cepat sampai finish setelah melalui check point dan memadamkan api di beberapa titik yang ditentukan. Pemenang lomba pada Automation Week adalah :

Juara 1 MAN Surabaya

Juara 2 SMKN 2 Surabaya

Juara 3 SMKN 2 Surabaya

Juara Harapan 1 SMKN 2 Surabaya

Juara Harapan 2 SMKN 2 Surabaya

Juara Harapan 3 SMKN 1 Cerme

Best Design : SMKN 1 Cerme

Mahasiswa PPNS Juara 1 LKTI Nasional ARBIVENT 2017

Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, kali ini mahasiswa Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya kembali berprestasi dalam kompetisi Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional yang diselenggarakan oleh Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim bulan November 2017 ini. Kompetisi ini diberi nama NATIONAL SCIENCE PAPER COMPETITION . Seperti perombaan LKTI biasanya terdapat beberapa tahap seleksi yang telah diikuti oleh peserta yang pertama adalah seleksi abstrak, full paper (makalah), dan jika lolos 10 besar maka akan mengikuti sesi presentasi di UIN Maulana Malik Ibrahim di Malang. perwakilan dari PPNS yang mendapatkan juara adalah berasal dari jurusan Teknik Bangunan Kapal dengan anggota:

  1. Ridhan Mulki H (Teknik Bangunan Kapal -1).
  2. Ema Via A (Teknik Bangunan Kapal -1).
  3. M Arief Fanani (Teknik Bangunan Kapal -1).

Pada even tersebut yang menjadi juara 1   adalah:

  1. Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS)

Kami seluruh keluarga besar Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya mengucapkan banyak terima kasih atas prestasi yang telah didapatkan, dan semoga menjadi inspirasi seluruh mahasiswa PPNS untuk terus berprestasi.

Anggota Kelompok dari Politeknik Perkapalaan Negeri Surabaya

UPT Bahasa Politeknik Negeri Cilacap Studi Banding ke PPNS

UPT Bahasa PPNS menerima kunjungan studi banding dari UPT Bahasa Politeknik Negeri Cilacap pada Selasa 28 Nopember 2017. Kunjungan tersebut dilaksanakan dalam upaya meningkatkan kualitas dan mengembangkan fasilitas yang dimiliki oleh UPT Bahasa Poltek Cilacap yang kebetulan baru didirikan. Agenda utama dalam studi banding ini adalah mempelajari program-program yang dijalankan di UPT Bahasa PPNS dengan harapan memberikan masukan serta ide baru dalam pelaksanaan program di UPT Bahasa Poltek Cilacap. UPT Bahasa Poltek Cilacap ingin mengetahui tentang kegiatan pengembangan bahasa yang telah berjalan di UPT Bahasa PPNS, diantaranya adalah kursus General English, kursus Bahasa Korea, Kursus Conversation untuk Tenaga Kependidikan, serta kursus TOEIC Preparation.

Selama kunjungan berlangsung, Ibu Dyah dan Ibu Betty, perwakilan dari UPT Bahasa Poltek Cilacap ,aktif berdiskusi dengan Kepala UPT Bahasa, Staff administrasi serta beberapa dosen Bahasa Inggris PPNS membahas mengenai perangkat pembelajaran seperti kurikulum, silabus, materi, dan metode, serta fasilitas pendukung yang digunakan di UPT Bahasa PPNS dalam melaksanakan program kursus. Diskusi santai namun sangat bermanfaat tersebut berlangsung hingga sore hari yang juga dihadiri oleh Direktur PPNS, Bapak Ir. Eko Julianto Msc., M.RINA, dan Wakil Direktur II PPNS Bapak Mardi Santoso, S.T., M.Eng. Diskusi yang dilaksanakan diharapkan mampu mensupport Poltek Cilacap dalam mengembangkan UPT Bahasa.

Studi banding ini merupakan awal yang baik bagi peningkatan kerjasama antara PPNS dan Politeknik Negeri Cilacap. PPNS berharap kedepannya akan ada kunjungan-kunjungan baru yang mutual dan mampu memberikan manfaat dalam pengembangan pendidikan tinggi vokasi di Indonesia.