Politenik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) menerapkan sistem manajemen parsitipatif. Agar sukses dalam melaksanakan sistem, PPNS telah menetapkan dan memelihara kerjasama yang baik dengan berbagai perusahaan dan institusi, seperti:

  1. Perusahaan terkemuka nasional baik yang tergabung Industrial Advisory Board (IAB) dan non IAB (PT. Freeport Indonesia, PT. Komatsu Indonesia, PT. Trakindo Utama, PT.Esabindo Pratama, Schlumberger)
  2. Badan Usaha Milik Negara bidang perkapalan(PT. PAL Indonesia, PT. DOK Perkapalan Surabaya, dll)
  3. Badan Usaha Milik Negara (PT. INKA Madiun, PT.Pelindo III, PT. Biro Klasifikasi Indonesia, PTPN X, PTPN XI, dll)
  4. Beberapa Kementrian Indonesia (Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kementerian Perdagangan dan Industri, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral)
  5. Lembaga Pemerintah Daerah (Pemda Kab. Bengkalis, Pemda Kab. Lamongan)
  6. Lembaga Internasional (American Bureau of Shipping, GTZ Jerman, JWES (Japan Welding Engineering Society), SIRIM (Standardand Industrial Research Institute of Malaysia), TϋV (Technische ϋberwachungsverein)).
  7. Asosiasi Sertifikasi (Asosiasi Pengelasan Indonesia (API), Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP))
  8. Universitas Luar Negeri: AMET University (India), National Kaohsiung Marine University (Taiwan), Palestine Polytechnic University (Palestine), Hochschule Bremen of Applied Science (Jerman), Universiti Kuala Lumpur (Malaysia), Dong A University (Korea), Catholic University of Daegu (Korea), Jiangsu Institute of Commerce (China).
 

Leave a Reply