Surabaya, 17 Agustus 2026 – Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) melaksanakan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada Senin, 17 Agustus 2026 di lapangan upacara PPNS. Upacara berlangsung khidmat dan diikuti oleh jajaran pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, serta sebagian mahasiswa baru PPNS.
Mengusung semangat kemerdekaan sebagai momentum untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa, upacara tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi ruang refleksi atas perjalanan pengabdian seluruh insan PPNS dalam mendukung kemajuan pendidikan tinggi vokasi, sains, dan teknologi di Indonesia.
Direktur PPNS bertindak sebagai pembina upacara dan dalam amanatnya menyampaikan pesan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto. Pesan tersebut menekankan pentingnya peran pendidikan tinggi dalam menghadirkan sumber daya manusia unggul sekaligus menghasilkan riset, inovasi, dan teknologi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan pembangunan nasional.
Dalam semangat “Diktisaintek Berdampak”, perguruan tinggi didorong tidak berhenti pada pencapaian akademik semata, tetapi mampu menghadirkan solusi atas berbagai persoalan bangsa. Pendidikan tinggi perlu semakin inklusif, adaptif terhadap perubahan, serta mampu membangun kolaborasi dengan pemerintah, industri, dan masyarakat.
Pesan tersebut sejalan dengan arah transformasi pendidikan tinggi yang menempatkan kualitas sumber daya manusia, riset, inovasi, serta pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai bagian penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Perguruan tinggi diharapkan mampu bergerak dari sekadar menghasilkan pengetahuan menuju penciptaan dampak yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
Bagi PPNS sebagai perguruan tinggi vokasi yang memiliki kekuatan pada bidang perkapalan, teknologi, dan rekayasa, semangat tersebut menjadi pengingat untuk terus memperkuat kontribusi melalui pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan industri, penelitian yang solutif, serta inovasi yang menjawab tantangan pembangunan nasional.
Apresiasi atas Pengabdian dan Dedikasi Insan PPNS
Rangkaian Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di PPNS juga menjadi momentum istimewa dengan dilaksanakannya pemberian penghargaan Satyalancana Karya Satya kepada pegawai yang telah menunjukkan dedikasi dan pengabdian selama bertahun-tahun.
Penghargaan Satyalancana Karya Satya diberikan kepada penerima masa pengabdian 10 tahun dan 20 tahun sebagai bentuk apresiasi atas loyalitas, integritas, serta pengabdian dalam menjalankan tugas sebagai bagian dari institusi pendidikan tinggi.
Pemberian penghargaan tersebut menjadi simbol bahwa pembangunan pendidikan tinggi tidak terlepas dari kontribusi para insan yang bekerja dengan penuh tanggung jawab dan konsistensi. Setiap tahun pengabdian merupakan bagian dari perjalanan panjang PPNS dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang kompeten dan berkarakter.
Momen penghargaan juga menjadi pengingat bahwa kemajuan sebuah institusi dibangun melalui kerja bersama. Dedikasi dosen dan tenaga kependidikan, baik yang terlihat maupun yang berlangsung di balik layar, memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan pelayanan pendidikan dan pengembangan institusi.
Perpisahan Purna Tugas, Melepas dengan Penghargaan
Suasana haru turut mewarnai rangkaian kegiatan ketika PPNS memberikan penghormatan kepada insan PPNS yang memasuki masa purna tugas.
Perpisahan tersebut menjadi bentuk penghargaan institusi atas perjalanan pengabdian yang telah diberikan selama bertahun-tahun. Purna tugas bukan sekadar akhir dari masa kedinasan, melainkan bagian dari perjalanan panjang yang telah meninggalkan jejak, pengalaman, nilai, dan kontribusi bagi perkembangan PPNS.
Keluarga besar PPNS menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas seluruh dedikasi yang telah diberikan. Semangat, pengalaman, dan keteladanan para pegawai yang memasuki masa purna tugas diharapkan tetap menjadi bagian dari sejarah dan inspirasi bagi generasi penerus PPNS.
Momentum ini sekaligus mengajarkan bahwa pengabdian tidak selalu diukur dari panjangnya masa kerja, tetapi dari seberapa besar nilai dan manfaat yang ditinggalkan bagi institusi dan generasi berikutnya.
Merdeka untuk Terus Berdampak
Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di PPNS menjadi momentum untuk kembali meneguhkan semangat pengabdian. Kemerdekaan dimaknai bukan hanya sebagai warisan sejarah, tetapi juga sebagai tanggung jawab untuk terus berkarya dan memberikan manfaat bagi bangsa.
Dengan semangat Diktisaintek Berdampak, PPNS berkomitmen untuk terus memperkuat pendidikan vokasi yang unggul, mengembangkan riset dan inovasi, memperluas kolaborasi dengan industri dan masyarakat, serta menghasilkan lulusan yang mampu menjawab kebutuhan masa depan.
Dari kampus vokasi di Surabaya, PPNS terus melangkah untuk menghadirkan karya dan inovasi bagi Indonesia. Karena kemerdekaan bukan hanya tentang apa yang telah diperjuangkan oleh para pendahulu, tetapi juga tentang apa yang dapat kita kontribusikan untuk masa depan bangsa.
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81.
Terus Berkarya, Terus Berdampak, untuk Indonesia yang Maju.





