SURABAYA – Komitmen Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) dalam mencapai standar kampus berkelanjutan dunia tidak hanya terpaku pada pengelolaan limbah dan energi. Melalui Tim UI GreenMetric (UIGM) PPNS 2026, aspek keselamatan manusia sebagai aset utama kampus turut menjadi prioritas. Hal ini dibuktikan melalui gelaran simulasi P3K bertajuk “Respon Cepat Penanganan Korban Kecelakaan” yang dilaksanakan di area internal kampus.
Kegiatan yang dilaksanakan 29 April 2026 ini merupakan bagian dari rangkaian program kerja strategis Tim UIGM PPNS 2026 untuk meningkatkan skor pada kriteria Education and Research serta Infrastructure, khususnya dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan responsif terhadap kondisi darurat.

Skenario Penanganan Profesional
Dalam simulasi tersebut, Tim UIGM PPNS memperagakan penanganan komprehensif terhadap mahasiswi yang mengalami kecelakaan berkendara hingga tidak sadarkan diri. Prosedur dilakukan secara sistematis mengacu pada standar keselamatan internasional:
- Scene Safety: Memastikan area kejadian aman bagi penolong dan korban.
- Metode ASNT & RJP: Pemeriksaan tingkat kesadaran (Awas, Suara, Nyeri, Tidak Respon) serta tindakan kritis Resusitasi Jantung Paru (RJP) saat ditemukan kondisi henti napas.
- Metode PLNB & KOMPAK: Pemeriksaan fisik menyeluruh untuk menangani luka serta penggalian riwayat medis korban guna pelaporan akurat ke tim medis lanjutan.

P3K sebagai Pilar Sustainable Campus
“UI GreenMetric bukan hanya soal menanam pohon, tapi tentang keberlanjutan hidup di dalam kampus. Kampus hijau adalah kampus yang aman. Dengan melatih kesiapsiagaan warga kampus melalui simulasi P3K ini, kita sedang membangun fondasi Social Sustainability yang kuat,” ujar perwakilan Tim UI GreenMetric PPNS 2026.Melalui program kerja ini, mahasiswa tidak hanya diajarkan untuk menjaga ekosistem alam, tetapi juga dibekali kemampuan sebagai first responder yang handal. Hal ini sejalan dengan tujuan global Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-3, yakni Kehidupan Sehat dan Sejahtera.
Inovasi Menuju 2026
Selain simulasi medis, Tim UIGM PPNS 2026 terus menggulirkan berbagai inovasi pendukung lainnya seperti pengolahan limbah organik menjadi kompos dan kampanye pengurangan sampah plastik. Integrasi antara keamanan manusia dan kelestarian lingkungan inilah yang diharapkan mampu membawa PPNS meraih peringkat lebih tinggi dalam pemeringkatan UI GreenMetric di masa mendatang.
Dengan berakhirnya simulasi ini, PPNS kembali menegaskan bahwa transformasi menuju Green Campus adalah kerja kolaboratif yang menempatkan keselamatan warga kampus sebagai prioritas yang tidak terpisahkan dari inovasi teknologi maritim.
