Sinergi Hijau Tim UI Green Metrics PPNS dan Dharma Wanita Persatuan PPNS Berdayakan Perempuan Gunung Anyar Melalui Pengolahan Sampah Urban

SURABAYA – Sebagai kota metropolitan yang terus berkembang, Surabaya menghadapi tantangan linier berupa peningkatan volume sampah perkotaan (urban waste). Merespons isu krusial ini, Tim UI GreenMetric (UIGM) PPNS berkolaborasi dengan Dharma Wanita Persatuan (DWP) PPNS menggelar aksi nyata pengabdian masyarakat di Kecamatan Gunung Anyar, Surabaya.

Kegiatan bertajuk “Pengolahan Sampah Perkotaan Menjadi Aksesoris Bernilai Ekonomi” ini dirancang untuk mengubah paradigma masyarakat terhadap sampah organik dan anorganik melalui pendekatan circular economy di tingkat rumah tangga.

Solusi Kreatif Menghadapi Tekanan Sampah Urban

Pertumbuhan wilayah urban secara linier meningkatkan volume residu sampah konsumsi yang berpotensi membebani TPA kota jika tidak dimitigasi sejak dini. Guna mereduksi dampak tersebut langsung dari sumbernya, Tim UIGM PPNS memperkenalkan solusi praktis melalui pelatihan upcycling dengan mengolah limbah botol plastik beserta tutupnya menjadi bros estetik, sekaligus memanfaatkan sampah daun alami di sekitar pemukiman melalui teknik ecoprint untuk mencetak motif natural pada totebag kain yang bernilai ekonomi tinggi.

Langkah konkret ini mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari Pemerintah Kecamatan Gunung Anyar, Surabaya. Pihak kecamatan menilai bahwa integrasi edukasi lingkungan ini tidak hanya efektif dalam menekan volume pembuangan sampah harian secara nyata, tetapi juga berfungsi sebagai stimulus strategis untuk membuka peluang usaha mikro baru berbasis lingkungan (green micro-business) bagi warga lokal.

Sentuhan Hangat dan Momentum Woman Empowering

Pelatihan yang digelar di kawasan Gunung Anyar ini dihadiri oleh sekitar 40 orang ibu-ibu warga setempat yang menunjukkan antusiasme luar biasa sejak awal acara. Tidak sekadar transfer ilmu pengetahuan dan teknologi, atmosfer kegiatan ini berlangsung dengan sangat hangat dan penuh kekeluargaan.

Aroma woman empowerment (pemberdayaan perempuan) terasa sangat kental sepanjang acara. Kegiatan ini menjadi momentum berharga yang mempererat kedekatan antar sesama perempuan, mulai dari para dosen perempuan Tim UIGM PPNS, anggota DWP PPNS, mahasiswi, hingga ibu-ibu warga Gunung Anyar. Mereka saling bahu-membahu, bertukar ide kreatif, dan saling memotivasi untuk menjadi pelopor gerakan peduli lingkungan di keluarga masing-masing.

Mendukung Target UI GreenMetric 2026

Bagi PPNS, kegiatan ini merupakan manifestasi dari komitmen kampus dalam penilaian UI GreenMetric 2026, khususnya pada indikator Waste Management (WS) dan Education & Community Outreach.

“Keberlanjutan (sustainability) tidak akan tercapai tanpa adanya partisipasi aktif masyarakat. Melalui kolaborasi bersama DWP dan warga Gunung Anyar ini, kami ingin membuktikan bahwa perempuan memiliki peran sentral sebagai agen perubahan dalam pengelolaan lingkungan sekaligus penggerak ekonomi keluarga,” ujar Dr. Dewi Kurniasih, SKM., M.Kes. Ketua Tim UIGM PPNS di sela-sela acara.

Melalui pelatihan ini, diharapkan hubungan harmonis antara akademisi PPNS dan masyarakat Surabaya terus terjaga, menciptakan kota yang tidak hanya bersih secara ekologis, tetapi juga berdaya secara ekonomi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *