39 Tahun PPNS: Perkuat Inovasi Maritim Berkelanjutan untuk Ekonomi Biru Nusantara

Surabaya, 17 September 2026 — Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) memperingati Dies Natalis ke-39 pada Kamis (17/9) di Grha Dewaruci PPNS. Mengusung tema “Inovasi Maritim Berkelanjutan untuk Ekonomi Biru Nusantara”, peringatan Dies Natalis tahun ini menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan PPNS sekaligus memperkuat komitmen sebagai institusi pendidikan vokasi yang menghadirkan solusi bagi kebutuhan industri dan pembangunan maritim Indonesia.

Memasuki usia ke-39 tahun, PPNS terus berkembang dari sebuah kampus vokasi menjadi institusi yang tidak hanya menghasilkan lulusan terampil, tetapi juga menghadirkan inovasi, teknologi, dan solusi yang relevan bagi dunia industri maupun masyarakat.

Rangkaian acara Dies Natalis di Grha Dewaruci dihadiri oleh jajaran pimpinan, dosen dan tenaga kependidikan, sivitas akademika, mitra, serta para undangan. Kegiatan diawali dengan upacara Dies Natalis yang menjadi ruang refleksi atas berbagai capaian PPNS sekaligus apresiasi kepada berbagai pihak yang selama ini turut mendukung perkembangan institusi.

Salah satu agenda utama dalam Dies Natalis ke-39 adalah orasi ilmiah yang disampaikan oleh Saiful Umam, S.St.Pi., M.M., Sekretaris Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (Sesditjen PSDKP), dengan topik “Peran PSDKP dalam Menjaga Potensi Kelautan dan Perikanan Indonesia.”

Orasi ilmiah tersebut memberikan perspektif mengenai pentingnya pengawasan dan pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan secara berkelanjutan. Potensi laut Indonesia yang begitu besar membutuhkan dukungan sumber daya manusia, teknologi, serta kolaborasi lintas sektor agar dapat dikelola secara bertanggung jawab dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta perekonomian nasional.

Topik tersebut juga relevan dengan arah pengembangan PPNS sebagai perguruan tinggi vokasi yang memiliki peran strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia bidang maritim. Perkembangan teknologi dan tantangan pengelolaan sumber daya laut menuntut adanya inovasi yang tidak hanya unggul secara teknologi, tetapi juga memperhatikan aspek keberlanjutan.

Apresiasi untuk Mitra yang Terus Mendukung PPNS

Dalam momentum Dies Natalis ke-39, PPNS juga memberikan penghargaan kepada 10 lembaga pemberi beasiswa sebagai bentuk apresiasi atas dukungan yang secara berkelanjutan diberikan kepada mahasiswa PPNS. 10 lembaga pemberi beasiswa tersebut adalah:

(1). Beasiswa Alumni Angkatan 2000
(2). PT Dharma Kyungshin Indonesia
(3). Pemerintah Kota Jakarta
(4). Pemerintah Kabupaten Jember
(5). PT Meratus
(6). Masjid Bahrul Ulum PPNS
(7). Yayasan Tunas Unggul Bangsa
(8). Pemerintah Kota Surabaya
(9). Yayasan Bangun Sejahtera Indonesia Maslahat (BSI MASLAHAT)
(10). Beasiswa Alumni Teknik Kelistrikan Kapal

PENGHARGAAN KEPADA LEMBAGA PEMBERI BEASISWA

Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam menciptakan akses pendidikan yang lebih luas sekaligus membantu mahasiswa mengembangkan potensi akademik maupun nonakademiknya. Bagi PPNS, keberadaan mitra pemberi beasiswa merupakan salah satu bentuk kolaborasi nyata dalam mendukung lahirnya sumber daya manusia unggul di bidang maritim.

Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada 3 mitra industri atas continuous support dalam mendukung program pemagangan serta penyerapan tenaga kerja lulusan PPNS.

(1) Pax Ocean (PT. Dok Warisan Pertama)
(2) Indoprima group
(3) PT. Dok Pantai Lamongan

PENGHARGAAN KEPADA MITRA INDUSTRI

Kolaborasi dengan industri menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pendidikan vokasi. Melalui pemagangan, mahasiswa memperoleh pengalaman langsung di lingkungan kerja, sementara lulusan mendapatkan peluang untuk melanjutkan karier sesuai kompetensi yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di PPNS.

Apresiasi tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa keberhasilan pendidikan vokasi tidak dapat berdiri sendiri. Sinergi antara perguruan tinggi, industri, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan diperlukan untuk memastikan pendidikan yang diberikan benar-benar relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Mengapresiasi Insan Terbaik PPNS

Tidak hanya memberikan apresiasi kepada mitra eksternal, Dies Natalis ke-39 juga menjadi momentum untuk memberikan penghargaan kepada insan PPNS yang menunjukkan kontribusi dan kinerja terbaik.

Penghargaan Dosen Terbaik diberikan kepada Dr. Eng. Imam Sutrisno, S.T., M.T., sedangkan penghargaan Tenaga Kependidikan Terbaik diberikan kepada Nurul Hidayati, S.S., M.M.

Pemberian penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi institusi atas dedikasi, kontribusi, dan kinerja yang diberikan dalam mendukung pelaksanaan tridharma perguruan tinggi serta pelayanan di lingkungan PPNS.

Bagi PPNS, pencapaian institusi merupakan hasil kerja bersama. Di balik berbagai prestasi mahasiswa, pengembangan kerja sama, inovasi, peningkatan layanan, hingga capaian kelembagaan, terdapat kontribusi banyak individu yang bekerja dalam satu tujuan yang sama.

39 Tahun: Dari Kampus Vokasi Menjadi Kampus yang Menghasilkan Solusi

Selama 39 tahun perjalanan, PPNS telah melalui berbagai proses transformasi. Kepercayaan masyarakat terhadap PPNS juga terus tumbuh, salah satunya tercermin dari meningkatnya minat masyarakat untuk memilih PPNS sebagai tempat melanjutkan pendidikan.

Meningkatnya kepercayaan tersebut sekaligus membawa tanggung jawab yang semakin besar bagi seluruh sivitas akademika. PPNS dituntut untuk terus menjaga kualitas pendidikan, meningkatkan relevansi lulusan, memperkuat kerja sama dengan industri dan mitra internasional, serta menghasilkan inovasi yang memberikan manfaat nyata.

Berbagai capaian kelembagaan menjadi bagian dari perjalanan tersebut, termasuk Akreditasi Unggul yang telah diraih PPNS serta penguatan kualitas program studi melalui akreditasi dan pengakuan internasional. Namun, capaian tersebut bukanlah tujuan akhir. Setiap pencapaian menjadi pijakan untuk terus melakukan perbaikan.

Semangat tersebut sejalan dengan tema Dies Natalis ke-39, “Inovasi Maritim Berkelanjutan untuk Ekonomi Biru Nusantara.” Ekonomi biru membutuhkan sumber daya manusia yang mampu memadukan kompetensi, teknologi, inovasi, dan kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan.

Dengan semangat tersebut, PPNS terus meneguhkan perannya sebagai perguruan tinggi vokasi yang tidak hanya mengajarkan bagaimana membuat dan mengembangkan teknologi maritim, tetapi juga bagaimana menghadirkan solusi bagi persoalan nyata.

Memasuki tahun ke-39, perjalanan PPNS menjadi pengingat bahwa institusi ini dibangun melalui kerja bersama. Dari kampus vokasi, PPNS terus bergerak menjadi kampus yang menghasilkan solusi, untuk industri, masyarakat, dan masa depan maritim Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *